Home » » '' MUSUH AWAL YANG PATUT DIKALAHKAN ''

'' MUSUH AWAL YANG PATUT DIKALAHKAN ''

Written By pagouya diyai on Kamis, 17 Maret 2016 | 08.24


1. Jiwa bertentangan dengan Raga
Doc.Portnumbay jayapura.
Semua manusia hendak memperoleh sesuai keinginannya masing-masing, kerap kali tidak mendapatkan apa yang di inginkannya, Ketika jiwa kita di minta melakukan sesuatu yang ia inginkan tetapi raga kita selalu menolaknya, sebaliknya juga raga kita hendak melakukan sesuatu tetapi selalu di tolak, bahkan banyak rancangan manusia tetapi hanya sedikit yang dapat terlaksana, karena dasar perselihanan antara jiwa dan raga kita telah bertumbuh dalam diri manusia.
Galatia 5:17 Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging -- karena keduanya bertentangan -- sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki
Tetapi jika kita dibiarkan agar Roh menuntun kita di jalan-Nya yang benar, maka dagin/raga tiada daya baca dalam
Galatia 5:18 Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.
jadi kita diberi diri untuk di pimpin oleh Roh, maka apapun yang kita rencanakan dan inginkan akan memperolehnya, dagin tidak berkuasa karena diri kita telah diberikan kepada Roh dan Roh itulah yang melakukan semuanya.
Pertanyaan-pertanyaan yang mesti kita merenungkan :
Mengapa kita tak dapat ditahirkan orang sakit secara langsung ?
Mengapa sering tidak berguna sekata kita bagi orang lain ?
Mengapa doa kita kadang proses lama bahkan merasa tak terkabul ..
Dan sebagainya.
Sedangkan orang lain seperti rasul-rasul, nabi-nabi, maupun orang yang benar-benar percaya kepada Tuhan dan seluruh hidup mereka diserahkan kepada-Nya selalu dapat melakukan sesuatu yang ajaib, mereka dapat melakukan suatu mujizat yang tidak mungkin bagi manusia, mereka pun dapat memperoleh doa-doa mereka dalam waktu itu juga, bukankah mereka juga manusia sama seperti kita...?,
apakah yang mereka lakukan sehingga dapat melakukan semuanya yang ajaib….?
Mereka dapat mengubahkan sesuatu yang tidak mungkin berubah, mengapa..? karena
“mereka telah menyelesaikan perselihan yang selalu timbul dalam diri di antara jiwa dan raga mereka”
2. Mereka yang telah memberikan diri dalam tuntunan Roh
Dari masa ke masa tercatat dengan pena dunia kedalam buku sejarah keagamaan bahwa bukan mereka yang menyombongkan diri, bukan mereka yang mempunyai kekayaan banyak, bukan mereka yang pandai di mata dunia, melainkan mereka yang merendahkan diri dihadapan Tuhan, hati mereka menjadi hamba sekalipun mereka mempunyai sesuatu yang ajaib dimata dunia, karena dari semula Allahku membelah ke orang-orang yang merendahkan diri, orang-orang miskin, orang-orang yang tertindas, bahkan orang-orang yang tidak terhitung di mata dunia. Seperti Nabi Yeremia tidak diperhitungkan dimata dunia, nabi-nabi lain, para rasul-rasul, maupun para martir-martir-Nya yang lain, dan sebagainya.
Tetapi apapun yang mereka lakukan, atau rancang, atau berkhotba selalu sukses, selalu mempunyai makna, orang sakit sembuh, orang kusta tahir, lumpu berjalan, buta melihat, tuli mendengar, karena mereka telah mendedikasikan hidup mereka kepada Tuhan dalam tuntunan Rohkudus, sehingga mereka melakukan semuanya ini secara ajaib, demi kemulian nama Allah Bapa dan Anak dan Rohkudus. (itulah mereka-mereka yang telah mengalahkan perselisihan dalam diri mereka)
3. Bagaimana Roh mengalahkan keinginan Dagin
Mentaati firman Tuhan, yang adalah isi hati Allah, menyenangkan di hati Tuhan dengan berbagai perbuatan yang baik dan benar, sambil kerinduan, bertekun dalam doa dan biarkan diri kita agar tuntunan Roh-Nya yang kudus, dan jauhilah segalah kejahatan dalam hidup, maka dengan itu Tuhan mampu menolong dan melakukan apa yang manusia inginkan, tiada yang mustahil bagi Tuhan, Ia mampu memberikan Roh-Nya kepada kita,
Galatia 5:22-23a Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.
Jika kita memiliki buah Roh maka tadinya bertentangan dalam diri kita akan lenyap, sehingga apapun yang kita lakukan tidak ada yang melawan atau menjamah atau mengalahkan Roh Tuhan yang berdiam dalam diri kita,
Galatia 5:23b Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
Ketika kita di permandikan oleh pastor/pendeta (hambaTuhan) di gereja, dalam nama Bapa dan Anak dan Rohkudus, disitulah Roh Tuhan hadir dalam diri kita, tetapi kita tidak sadar akan Roh itu, bahkan kita di abaikan, kita pendamkan, sepertinya Roh itu dalam penjara, akibat berlebihan keinginan dangin, seperti dalam firman Tuhan,
Galatia 5:19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
Galatia 5:20 penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
Galatia 5:21 kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu -- seperti yang telah kubuat dahulu -- bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.
Sehingga apapun yang kita lakukan selalu menjadi perbuatan dagin bukan dari Roh Tuhan, kita mengerti maksud dari tulisan ini adalah bagaimana kita menyerahkan hidup ini dalam tuntunan Rohkudus, bukan kita di pendamkan Roh itu, bukankah Allah itu kasih, jangan sembunyi apapun yang Allah berikan atau menganugrahkan kepada kita, karena dengan itu menyelesaikan perselisihan dalam diri kita.
4. Bertentangan dalam keluarga mudah menyelesaikan tetapi perselisihan dalam diri kita sulit menyelesaikannya.
Tahun demi tahun saya tidak dapat dihitung masalah-masalah yang selalu terjadai dalam keluarga, masih adakah sekarang juga…? Tentu jawabannya sudah tidak ada, dan kita telah menyelesaikannya, masalah dalam keluarga bisa di kategorikan dalam masalah biasa, sebab selalu di selesaikan, bahkan semua orang dalam keluarga dapat menyelesaikan, tetapi sangat sulit untuk menyelesaikan masalah yang selalu terjadi dalam diri kita yakni “keinginan roh kita bertentangan dengan keinginan dagin kita” saya kadang bertanya dalam hati mengapa ada bertentangan dalam diri saya, bukankah diri saya hanya satu tubuh…?
Masalah dalam diri manusia dapat menyelesaikan bagi mereka yang dengan sungguh-sungguh menuruti Firman Tuhan dan mereka yang memberi hidup dalam tuntunan Roh Tuhan seperti nabi Elia, Enok, Abraham, isak Yakub, para nabi para rasul, dan para martir-Nya yang lain.
Masalah bertentangan Roh dan dagin di kategorikan dalam masalah berat dan sulit diselesaikan, karena tidak semua orang menyelesaikannya, namun hanya orang-orang tertentu, tetapi ingat bagi Tuhan tiada masalah yang besar, Ia akan selesaikan, mohon pertolongan dari pada-Nya, Ia akan melakukannya yang penting percaya kepada Tuhan dengan sengenap hati.
5. Kehadiran masalah bertentangan Roh dan dagin dalam manusia
Sejak mula Allah menempatkan adam dan hawa di taman Eden yang penuh susu dan madu, tanpa masalah-masalah, tanpa membutuhkan apapun, tetapi akibat mereka berdua tidak mentaati Firman Tuhan, maka taman Eden yang tadinya bersama-bersama dengan mereka, tiba-tiba sendirinya tergeser di hadapan mereka, sehingga muncul dunia sekarang ini ikut sertaan dengan masalah –masalah yang kita alami kini.
Masalah tersebut hadir dalam setiap tindakan manusia dari generasi ke generasi (from generation to generation) hingga kini menjadi pilihan terdepan, dan banyak manusia yang memilihnya sebenarnya bukan pilihan kita yang serasi bagi anak-anak Tuhan , tetapi dalam realita kehidupan manusia banyak yang mengikuti keinginan dagin dari pada mengikuti keinginan Roh Tuhan, sekalipun kita mengetahui bahwa :
Apa itu keinginan dagin dan keinginan Roh Tuhan
jika mengikuti keinginan dagin adalah dosa, dan mengikuti keinginan Roh Tuhan adalah Ketaatan dan kesetiaan terhadapat Tuhan.
Semuanya dapat terjadi karena dasar perselisihan telah bertumbuh dalam diri kita.
Sejak kita keluar dari rahim ibu, kita membawah keluar dengan masalah tersebut karena masalah itu telah ada dari sejak semula manusia pertama melanggar perintah Allahku Yang Maha Kuasa ditaman eden.
6. Akibat mengikuti keinginan dagin dan Roh Tuhan
o Keinginan dagin
selama masih ada keinginan untuk mengikuti cara dagin ia selalu akan membawa kita ke jalan yang tidak benar, jalan yang membuat Tuhan kita mengakiti hati-Nya, ia tidak pernah membawah kita ke jalan yang baik dan benar, tetapi keinginan dagin selalu membawa kita ke perbuatan daging, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya.
Galatia 5:21c barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah).
Akibatnya ke neraka.
o Keinginan Roh Tuhan
Roh Tuhan selalu membimbing kita ke air yang tenang terpancar dari Tuhan kita Yesus Kristus, dan mengalir dalam diri manusia yang mentaati firman-Nya, Ia tidak merugikan, tidak membosankan, dan tidak membawah kita ke jalan yang tidak baik dan benar, melainkan Roh Tuhan selalu membawah kita hanya kepadan-Nya bagaimana kita melakukan, mentaati Firman-Nya, bagaimana memiliki buah-buah roh :
Galatia 5:22-23a Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.
Jika kita melakukan atau memiliki buah Roh tersebut, maka tidak ada hukum yang menghalangi kita untuk masuk kerajaan surga
(Galatia 5;23b Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.).
7. Bagaimana menyelesaikan Perselisihan Dagin dan Roh dalam diri kita , bukan dari orang lain melainkan dari sendiri
Masalah lain dapat menyelesaikan oleh berbagi komponen baik dari masyarkat, pemerintah, maupun agama dalam tindakan secara hukum, budaya dan aturan-aturan yang berlaku, tetapi masalah ini bukan dari orang lain melainkan dari diri sendiri.
Masalah ini nampaknya sulit untuk menyelesaikan secara manusia, tetapi tanyakanlah diri bahwa bagaimana saya selesaikan, sebenarnya ada jalan untuk menyelesaikan masalah ini, yakni :
Mengaku kesalahan di hadapan Tuhan
Mulai merobah diri (bertobat) tinggalkan dari keinginan dagin
Mentaati firman dengan sungguh-sungguh
Menyerahkan hidup dalam tuntunan Roh Tuhan (percaya Roh Tuhan akan membawah kita kesurga jika benar-benar menyerahkan)
Jika kita dengan sungguh memberi diri kepada Tuhan untuk membimbing dalam roh-Nya, maka bukan kita sendiri yang akan menyelesaikannya, tetapi Tuhanlah yang akan melakukannya yang utama adalah penyerahan kita dengan sungguh hati, karena Tuhan akan melihat apakah dengan sungguh-sungguh atau tidak.
Bagi-Nya tiada yang mustail, tiada masalah yang besar, tiada namanya gagal, Tuhan itu penuh kesuksesan, penuh kasih, pengampunan yang berlimpah, bawahlah, serahkanlah hanya kepada Allah Bapa dan Anak, dan Roh kudus, Ia akan menyelesaikan masalah itu.
                                                                                                        (Oleh Yakobus Ukago)                                                                                                aspan /17/03/2016/12.00 WIP
Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : FREE WEST PAPUA | ULMWP | PIF
Copyright © 2016. "BUKIT BINTANG PAGOUYA DIYAI " - All Rights Reserved
Bersuara Untuk Kaum Tak Bersuara Design by Yupiwo Apogo News